IklanBanner atas semua halaman
Masuk
IklanAtas artikel
Nasional

6.000 TNI-Polri Dikerahkan di PN Jaktim Cegah Massa Jokowi dan Roy Suryo Baku Hantam

Sebanyak 6.770 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan sidang kedelapan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

6.000 TNI-Polri Dikerahkan di PN Jaktim Cegah Massa Jokowi dan Roy Suryo Baku Hantam

Sebanyak 6.770 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan sidang kedelapan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Ribuan aparat disiagakan untuk mengantisipasi kedatangan massa pendukung kedua kubu yang diperkirakan memadati area pengadilan. Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan, total personel yang diterjunkan terdiri atas 5.570 anggota Polri dan 1.200 personel TNI. Pengerahan aparat tersebut disesuaikan dengan perkiraan jumlah massa yang akan hadir selama persidangan berlangsung.

Menurut Alfian, berdasarkan informasi intelijen, massa pendukung Jokowi diperkirakan mencapai sekitar 7.000 orang. Sementara itu, massa pendukung Roy Suryo dan dr Tifa diperkirakan berkisar 1.000 hingga 2.000 orang. Sidang kedelapan tersebut dijadwalkan menghadirkan Jokowi untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara yang menjerat Roy Suryo dan dokter Tifa sebagai terdakwa. Untuk mengantisipasi gesekan antarkelompok pendukung, aparat menerapkan pola pengamanan tiga ring.

Ring ketiga menjadi lapisan terluar yang berfungsi sebagai area penyekatan dan pengendalian massa. Di ring tersebut, polisi memasang barier untuk memisahkan kelompok pendukung Jokowi dengan massa pendukung Roy Suryo dan dr Tifa. "Ring tiga itu adalah penyekatan dengan barier, yaitu dari kelompok Projo maupun kelompok pendukung Roy Suryo dan Ibu Tifa," ujar Alfian. Jumlah tersebut dibagi masing-masing 100 orang dari kelompok pendukung Jokowi dan 100 orang dari kelompok pendukung Roy Suryo serta dr Tifa.

Sumber: news.republika.co.id

Komentar (0)

Masuk untuk ikut berkomentar.

Belum ada komentar.

Berita terkait