Cak Mus: Jangan Hukum dengan Narasi, Buktikan dengan Fakta
992 0 Juni 10, 2026
Video Viral Tempat Hiburan Malam Bikin Heboh, Pemda Turun Tangan
513 0 Juni 9, 2026
Paspor Jamaah Haji Berserakan di Jalan, Netizen: Kok Bisa?
365 0 Juni 9, 2026
FAKTA SIDANG BERBALIK? Tim Advokat Marjani Sebut Gugatan PMH Makin Kuat
805 0 Juni 9, 2026
Login
  • Beranda
  • Riuh
    • Viral
    • Nasional
    • Internasional
  • Media
    • Music
    • Video
    • Motivasi
  • Kongkow
    • Travel
    • Produk
    • How to
    • Event
  • About Us
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
Nasional Cak Mus: Jangan Hukum dengan Narasi, Buktikan dengan Fakta
Nasional Video Viral Tempat Hiburan Malam Bikin Heboh, Pemda Turun Tangan
Nasional Paspor Jamaah Haji Berserakan di Jalan, Netizen: Kok Bisa?
Nasional FAKTA SIDANG BERBALIK? Tim Advokat Marjani Sebut Gugatan PMH Makin Kuat
Produk BlackBerry Klasik Hidup Kembali: Titan 2 dan Zinwa Q25 Tawarkan Nostalgia QWERTY dengan Rasa Android Modern
Internasional Trump Ancam Tambah Tarif 10% bagi Negara Pendukung BRICS, Indonesia Terimbas?
Nasional Presiden Prabowo Salurkan Bantuan 10.000 Ton Beras untuk Palestina, Diserahkan Langsung oleh Mentan
Nasional Komdigi Segera Lelang Frekuensi 1,4 GHz untuk Dorong Internet Murah Hingga 100 Mbps
Internasional Mengaku Direktur Xiaomi, Feng Debing Tipu Lebih dari 200 Wanita dengan Modus “Sugar Daddy”
Nasional Pemprov Riau Hadirkan Mall Vaksinasi untuk Tingkatkan Akses Imunisasi Masyarakat
  • Internasional Religi

    Perbedaan Muslim di Asia Selatan: Antara India dan Pakistan

    Riuh Online — India dan Pakistan adalah dua negara bertetangga…

    34 187 0 0
    Mei 16, 2025
  • Nasional

    Polda Riau Gas Pol Sikat Preman, 169 Tersangka Diamankan dalam Operasi Lancang Kuning

    Riuh Online — Polda Riau bareng jajaran nggak mau main-main…

    20 423 0 0
    Mei 16, 2025
  • Internasional

    Pebasket Asal AS Ketahuan Mau Edarin Permen Ganja dari Thailand

    Riuh Online — Kasus mengejutkan datang dari Bandara Soekarno-Hatta. Seorang…

    33 273 0 0
    Mei 15, 2025
  • Internasional

    Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 18 Kg Sabu dalam Bungkus Teh China

    Riuh Online — Kepolisian Daerah (Polda) Riau berhasil menggagalkan upaya…

    43 181 0 0
    Mei 15, 2025
  • Nasional

    Presiden Prabowo: Tokoh Besar Islam Menjadi Teladan, Kekuasaan adalah Amanah

    Riuh Online — Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya meneladani para…

    27 410 0 0
    Mei 15, 2025
  • Produk

    Inikah Tanda-Tanda Era HP Android Segera Berakhir?

    Riuh Online — Industri telepon genggam terus mengalami perkembangan pesat,…

    24 416 0 0
    Mei 15, 2025
  • Nasional

    Mentan Klaim Harga Beras Dunia Turun karena Stok Indonesia Melimpah

    Riuh Online — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengklaim…

    21 308 0 0
    Mei 15, 2025
  • Nasional

    Komisi I DPR Soroti Ledakan Amunisi di Garut, Utut Adianto Singgung Keteledoran

    Riuh Online — Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto,…

    21 333 0 0
    Mei 14, 2025
  • Nasional

    Pemerintah Mau Hapus Syarat Umur, Tapi Ini Kata Pengusaha!

    Riuh Online — Rencana pemerintah untuk menghapus batasan usia dalam…

    21 195 0 0
    Mei 14, 2025
  • Nasional

    Gubernur Riau Ultimatum PT Sanel: Cabut Izin Jika Masih Tahan Ijazah!

    Riuh Online — Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyatakan akan mencabut…

    21 306 0 0
    Mei 14, 2025
  • Navigasi pos

    Pos-pos lama
    Pos-pos baru
@riuhonline

riuhonline

🔥 Riuhnya dunia online dalam satu akun!
📲 Info aktual, tren seru, & meme kocak Gen Z & Milenial!
⚡ Scroll santai, ketawa update!
📍Pekanbaru - Riau

Tata Maulana Ungkap Pesan Abdul Wahid: Jangan Seka Tata Maulana Ungkap Pesan Abdul Wahid: Jangan Sekali-kali Campuri Urusan PUPR

PEKANBARU – Tata Maulana, saksi meringankan yang dihadirkan tim kuasa hukum Abdul Wahid, mengungkap bahwa sejak awal menjabat sebagai Gubernur Riau, Abdul Wahid berulang kali mengingatkan seluruh tim, tenaga ahli, hingga orang-orang di lingkarannya agar tidak ikut campur dalam urusan proyek maupun kegiatan di lingkungan Dinas PUPR-PKPP. Menurut Tata, peringatan itu bahkan semakin sering disampaikan ketika muncul isu yang mengaitkan nama orang-orang dekat gubernur dengan proyek pemerintah.

Di hadapan majelis hakim, Tata juga menceritakan bahwa Abdul Wahid sempat marah setelah mengetahui adanya pertemuan sejumlah pejabat PUPR dengan Dani M. Nursalam di Jakarta. Menurutnya, gubernur langsung menegaskan kembali larangan agar siapa pun di sekitarnya tidak berurusan dengan PUPR. “Beliau marah. Pak Gub mengatakan, ‘Kan aku sudah bilang sama kalian semua, jangan berurusan dengan PU’,” ujar Tata menirukan ucapan Abdul Wahid. Ia juga menyebut Abdul Wahid pernah menegur keras ajudannya setelah mengetahui adanya dugaan penerimaan titipan uang yang mengatasnamakan pihak tertentu.

Sementara itu, tim kuasa hukum Abdul Wahid menilai rangkaian kesaksian para saksi justru semakin melemahkan dakwaan jaksa. Menurut mereka, tidak ada satu pun saksi yang menguatkan tuduhan penyerahan uang sebagaimana didakwakan, bahkan keterangan para saksi dinilai menunjukkan adanya perbedaan waktu dan kronologi dalam peristiwa yang dipersoalkan. Pihak pembela pun optimistis seluruh fakta yang terungkap di persidangan akan menjadi pertimbangan majelis hakim untuk menilai perkara ini secara objektif.
Liza Bongkar Kronologi 2 November: Marjani Pulang Liza Bongkar Kronologi 2 November: Marjani Pulang ke Rumah, Bukan ke Kediaman Gubernur

PEKANBARU – Kesaksian Liza, istri ajudan Marjani, menjadi sorotan dalam sidang dugaan korupsi yang berlangsung di Pengadilan Pekanbaru, 17 Juni 2026. Di hadapan majelis hakim, Liza menegaskan bahwa suaminya tidak pernah singgah ke rumah dinas gubernur pada malam 2 November 2025 sebagaimana disebut dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Menurutnya, setelah mengikuti rangkaian kegiatan di Pelalawan, Marjani langsung pulang ke rumah mereka di kawasan Kubang.

Liza memaparkan kronologi perjalanan secara rinci. Setelah menghadiri kegiatan Bono Run dan berbagai agenda di Pelalawan, rombongan bergerak pulang usai waktu Ashar. Mereka sempat makan di RM Sederhana, kemudian melanjutkan perjalanan dan berhenti untuk salat Magrib di kawasan Sei Kijang. Setelah itu, perjalanan langsung dilanjutkan menuju rumah. “Tak ada ke rumah dinas gubernur,” tegas Liza dalam kesaksiannya. Ia menyebut dirinya, Marjani, dan Tata tiba di rumah sekitar pukul 21.00 WIB.

Kesaksian tersebut dinilai bertolak belakang dengan keterangan yang tercantum dalam BAP Dani dan Arief terkait dugaan penyerahan uang di rumah dinas gubernur. Liza bahkan menegaskan bahwa setibanya di rumah, Marjani langsung beristirahat untuk mempersiapkan aktivitas keesokan harinya. “Marjani malah meminta saya bangunkan pagi hari untuk kerja besok,” ujarnya. Keterangan ini pun menjadi perhatian karena menyentuh langsung salah satu peristiwa yang disebut dalam konstruksi perkara yang sedang diuji di persidangan.
Follow on Instagram

Redaksi Syarat dan Ketentuan Pedoman Media Siber

© 2025 riuh.online . All Rights Reserved.

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Sign Up

My Bookmarks

Add Link

Situs kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Pelajari lebih lanjut.Cookie Policy

Terima