IklanBanner atas semua halaman
Masuk
IklanAtas artikel
Nasional

Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran Sukoharjo Picu Trauma Santri dan Ustazah

Sekretaris Ponpes Hamalatul Quran, Diyana Indah Sari, aparat kepolisian dari Polda Jateng dan Polres Sukoharjo menggerebek ponpesnya pada Selasa (27/10/2026), sekitar pukul 03.20 WIB.

Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran Sukoharjo Picu Trauma Santri dan Ustazah

Sekretaris Ponpes Hamalatul Quran, Diyana Indah Sari, aparat kepolisian dari Polda Jateng dan Polres Sukoharjo menggerebek ponpesnya pada Selasa (27/10/2026), sekitar pukul 03.20 WIB. Diyana menerangkan, Ponpes Hamalatul Quran hanya memiliki santri perempuan berjumlah 12 orang. Terdapat empat ustazah yang mengajar di ponpes tersebut. Menurut Diyana, para santriwati dibekap kekalutan dan ketakutan saat Brimob melakukan penggerebekan.

Kemudian mereka mulai melakukan penggeledahan dan menyita beberapa barang milik santri dan ustazah maupun inventaris pondok,” ungkapnya. Dia menambahkan, setelah itu, para santriwati dan ustazah ditarik keluar ruangan. Dia menerangkan, setelah penggerebekan dan penggeledahan, para ustazah dan santriwati dibawa ke Polsek Mojolaban. Diyana mengungkapkan, baru pada saat di Polres Sukoharjo para santriwati dan ustazah memperoleh pendampingan dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Sukoharjo.

Dia mengungkapkan, dalam penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, polisi menyita sejumlah barang, antara lain busur dan anak panah, drone, gawai, mesin prosesor komputer, brankas berisi uang tabungan para ustazah dan santri. Selain itu, polisi juga mengembalikan barang-barang yang disita dari Ponpes Hamalatul Quran. Menurut Diyana, penggerebekan dan penggeledahan telah menorehkan trauma, tidak hanya pada para santriwati, tapi juga ustazah. “Peristiwa tersebut, terlebih dengan pendobrakan pintu dan penodongan senjata terhadap santriwati di bawah umur, telah menimbulkan ketakutan dan trauma mendalam bagi para santri dan ustazah,” ujarnya.

Sumber: khazanah.republika.co.id

Komentar (0)

Masuk untuk ikut berkomentar.

Belum ada komentar.

Berita terkait