IklanBanner atas semua halaman
Masuk
IklanAtas artikel
Nasional

Truk Molen Tewaskan 6 Orang di Bekasi, Sopir Jadi Tersangka

Polisi menetapkan pengemudi truk molen berinisial TM sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan enam orang di Jalan Cut Mutia, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Truk Molen Tewaskan 6 Orang di Bekasi, Sopir Jadi Tersangka

Polisi menetapkan pengemudi truk molen berinisial TM sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan enam orang di Jalan Cut Mutia, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) juga telah dikirimkan kepada Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. "Menetapkan TM, pengemudi truk molen yang terlibat kecelakaan di Jalan Cut Mutia, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, sebagai tersangka," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana dalam keterangannya, Senin (2/11). Dari hasil pendalaman sementara, truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang.

Truk kemudian oleng ke kiri, membentur tembok pembatas kampus, dan mengenai warga yang berada di depan bangunan sisi kiri jalan. "Proses hukum atas kecelakaan truk molen di Jalan Cut Mutia kami jalankan secepat mungkin tanpa mengesampingkan ketelitian. "Ia kini diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka," ucap Putu. Sebelumnya, enam orang dilaporkan meninggal dunia imbas kecelakaan truk molen hingga menabrak kerumunan di halte Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (1/11).

Berdasarkan keterangan pengemudi dan sejumlah saksi, truk tidak terkendali saat melintasi jalan menurun di jembatan depan kampus BSI. Pengemudi sempat berupaya menghentikan kendaraan dengan menabrakkan truk ke tembok gerbang kampus BSI. Namun, upaya itu tidak berhasil sehingga truk menabrak 12 orang yang sedang berada di halte. Enam orang meninggal dunia di lokasi kejadian," ujar Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali kepada Antara di lokasi kejadian.

Sumber: cnnindonesia.com

Komentar (0)

Masuk untuk ikut berkomentar.

Belum ada komentar.

Berita terkait