IklanBanner atas semua halaman
Masuk
IklanAtas artikel
Ekonomi

Danareksa Kantongi Komitmen Investasi Rp2,5 Triliun dari Investor Inggris dan Belanda

PT Danareksa (Persero), selaku Holding Kawasan Industri Indonesia, meraih komitmen investasi sekitar Rp2,5 triliun dari investor Inggris dan Belanda dalam rangkaian Indonesia Investment Forum (IIF) 2026 di London, Kamis (5/11).

Danareksa Kantongi Komitmen Investasi Rp2,5 Triliun dari Investor Inggris dan Belanda

PT Danareksa (Persero), selaku Holding Kawasan Industri Indonesia, meraih komitmen investasi sekitar Rp2,5 triliun dari investor Inggris dan Belanda dalam rangkaian Indonesia Investment Forum (IIF) 2026 di London, Kamis (5/11). PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau JIEP dan PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), yang merupakan bagian dari Holding Kawasan Industri Indonesia, menandatangani kesepakatan investasi tersebut. Sekitar separuh investasi tersebut berasal dari investor global. Direktur Utama Holding Kawasan Industri Indonesia Ngurah Wirawan mengatakan, kesepakatan tersebut menunjukkan minat investor global terhadap kawasan industri di Indonesia sebagai mitra pengembangan usaha.

“Kesepakatan di London ini membuktikan bahwa investor global memilih Indonesia dan Holding Kawasan Industri sebagai mitra terpercaya yang menghadirkan ekosistem industri modern yang terintegrasi, dengan layanan andal, SDM berkualitas, serta berorientasi pada keberlanjutan,” kata Ngurah. Direktur Pemasaran dan Pengembangan JIEP Leonnardo Feneri mengatakan, kerja sama dengan perusahaan investasi asal Inggris, BlackInk Co-operation Limited, akan ditindaklanjuti sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku. Investasi tersebut diproyeksikan membuka ratusan lapangan kerja. BlackInk sebagai perusahaan investasi asal Inggris akan merealisasikan investasi di JIEP dan diproyeksikan membuka ratusan lapangan kerja.

Kedua kesepakatan tersebut sejalan dengan arah Danantara Indonesia yang menempatkan Holding Kawasan Industri Indonesia sebagai salah satu penopang daya tarik investasi nasional. Kawasan tersebut juga dikembangkan dengan konsep township, yang mengintegrasikan aktivitas industri dan kehidupan masyarakat. “Amanah yang diberikan Danantara Indonesia mendorong kami untuk menjadikan kawasan industri Indonesia sebagai destinasi investasi dunia, sehingga setiap investasi yang berlabuh memberi nilai tambah bagi perekonomian Indonesia dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ngurah. Saat ini, Holding Kawasan Industri Indonesia mengelola tujuh kawasan seluas 7.706 hektare di enam provinsi.

Sumber: ekonomi.republika.co.id

Komentar (0)

Masuk untuk ikut berkomentar.

Belum ada komentar.

Berita terkait